Perjalanan Terakhir

07/09/2025
Cover & Banner
Cover Image
Cover
Banner Image
Banner
Synopsis
Rombongan kecil siswa SMA berangkat dengan minibus menuju pendakian di Gunung Rinjani. Apa yang seharusnya menjadi perjalanan indah berubah menjadi mimpi buruk saat kendaraan mogok di tengah hutan, dan guru serta sopir yang pergi mencari bantuan tidak pernah kembali. Malam itu, dari kegelapan hutan, muncul sekelompok orang asing berwajah cat darah, membawa obor dan senjata primitif. Para siswa diculik, digiring ke sebuah perkampungan misterius, dan dipaksa menjalani permainan bertahan hidup yang penuh teror. Satu demi satu nyawa seolah melayang, meninggalkan hanya sedikit di antara mereka untuk menghadapi kebenaran yang jauh lebih kelam daripada sekadar suku kanibal.

Karakter (8)

Visual Description
Rambut hitam panjang terurai, wajah manis populer, sering pakai jaket varsity merah + jeans, sneakers putih.
Personality
Ramah, baik hati, mudah didekati. Tidak suka menyakiti orang, tapi kadang naif.
Backstory
Sejak SD bersahabat dengan Marga, namun popularitas di SMP–SMA membuat mereka menjauh. Jadi incaran banyak cowok, tapi hatinya tidak mudah terbuka.

Visual Description
Tinggi semampai, rambut panjang lurus hitam, riasan natural tapi anggun, pakai dress kasual + jaket denim.
Personality
Cantik, dingin, manipulatif. Punya karisma sosial.
Backstory
Gadis populer seperti Anya, tapi arogan. Suka memperalat cowok untuk keuntungannya.

Visual Description
Rambut cepak, wajah maskulin, jaket bomber hitam, celana cargo.
Personality
Bandel, keras kepala, sering melawan guru, tapi punya sisi tanggung jawab tersembunyi.
Backstory
Ketua kelas "badung." Sering bentrok dengan otoritas. Jadi sosok yang diam-diam protektif, terutama terhadap Anya.

Visual Description
Tubuh atletis, seragam olahraga basket sering dipakai meski bukan di lapangan, sneakers branded.
Personality
Arogan, agresif, suka bercanda kasar, mudah emosi.
Backstory
Bintang basket sekolah. Punya ayah yang keras dan penuh tuntutan → membuatnya jadi pembully di sekolah demi menunjukkan "kuasa".

Visual Description
Rambut lurus sebahu, berkacamata tipis, hoodie hitam + jeans, ransel selalu dibawa.
Personality
Pendiam, observatif, sinis terhadap orang populer. Punya kecerdasan logis.
Backstory
Pernah dekat dengan Anya. Rasa sakit karena merasa ditinggalkan membentuk tembok emosionalnya.

Visual Description
Rambut keriting, kaos oblong warna-warni, jaket lusuh, wajah selalu berusaha tersenyum.
Personality
Komedian kelas. Cerdas, tapi menutupi lukanya dengan humor.
Backstory
Anak broken home. Bekerja sambilan (badut ulang tahun, tukang cuci piring) untuk bayar sekolah.

Visual Description
Rambut panjang pirang highlight, full makeup, seragam selalu dimodifikasi biar stylish.
Personality
Drama queen, egois, suka teriak berlebihan, mudah panik.
Backstory
Anak manja, sangat peduli citra. Sering jadi sumber masalah karena emosinya tak terkendali.

Visual Description
Tubuh kurus, wajah pucat, seragam kusut, kacamata bulat, selalu bawa buku catatan.
Personality
Pendiam, pintar, sering jadi bahan ejekan, jarang melawan.
Backstory
Dianggap miskin dan cupu, selalu dibully hampir semua teman. Tapi sebenarnya pewaris keluarga kaya raya, dengan dendam yang membara.

Setting & Lokasi (1)

Deskripsi
Di dalam hutan rimba, jauh dari jalan utama. Kamp terbuka dengan pagar bambu tinggi. Bangunan: Pondok bambu, tiang kayu di tengah lapangan, altar api unggun, kandang untuk para tawanan.
Simbol
Tengkorak hewan & manusia digantung, darah hewan dioleskan di dinding bambu, drum kulit besar dipukul saat ritual.
Penampilan
Tubuh penuh cat putih-hitam, wajah bercoreng darah, rambut gimbal kotor, mengenakan kain dari kulit hewan. Bersorak liar, tapi tidak bicara bahasa jelas. (Semua ini adalah kostum dan akting bayaran, bukan suku asli.)

Episode List (10)

Klik episode untuk mengelola cerita
Episode 1
Minibus

Minibus rombongan siswa mogok di hutan menjelang malam; Pak Damar dan sopir pergi mencari bantuan namun tak kembali. Dalam kegelapan, mereka disergap ...

Full Story No Compact Story
Episode 2
Tali Langit

Permainan pertama: menyeberangi jembatan gantung rapuh di kabut. Anya menyelamatkan Marga di detik terakhir, menyalakan kembali sisa hangat persahabat...

Full Story No Compact Story
Episode 3
Labirin Bambu

Siswa dipaksa memasuki labirin bambu penuh jebakan optik, suara-suara tiruan, dan lorong yang berputar balik. Di dalam histeria dan saling tuding, Tan...

Full Story No Compact Story
Episode 4
Kolam Merah

Mereka meniti sebatang kayu menuju bambu di tengah kolam kental berwarna merah. Ketika Vino terjatuh dan terseret ke dasar, sorak suku terdengar seper...

Full Story No Compact Story
Episode 5
Kotak Merah

Di pondok tertutup, “Kotak Merah” memaksa tiap siswa menekan tombol yang memutar jeritan-suara orang terdekat; pita merah di pergelangan jadi tand...

Full Story No Compact Story
Episode 6
Api Balik

Upaya kabur terkoordinasi—tali jemuran dijatuhkan, minyak ditumpah licin, pin pagar dicungkil—hampir berhasil sebelum alarm gong memecah malam. Pe...

Full Story No Compact Story
Episode 7
Empat yang Tersisa

Empat topeng—lingkaran, segitiga, spiral, garis miring ganda—membagi Anya, Jo, Helen, Marga ke koridor ujian masing-masing; tuas dan cincin membuk...

Full Story No Compact Story
Episode 8
Lonceng Satu Nafas

Mereka diburu seruling tulang dan sumpit sambil harus “menyanyikan” tiga gong dalam satu tarikan napas; improvisasi Anya–Marga memantulkan proye...

Full Story No Compact Story
Episode 9
Punggung Besi

Jo dijerat yoke dan dipaksa menyeret kereta batu melewati palungan paku—tugas yang menarik masa kecilnya dengan ayah yang keras: “punggung adalah ...

Full Story No Compact Story
Episode 10
Ruang Tanpa Jendela

Permainan pasir putih memindahkan tiga batu ke titiknya membuka pintu bambu menuju lorong modern: dinding putih, kamera, panel, dan monitor—perut te...

Full Story No Compact Story